|
|
Komisioner
|
| |
 |
DADANG RAHMAT HIDAYAT, S.H.,S.Sos., M.Si (Ketua merangkap bidang kelembagaan) Sejak mahasiswa, Dadang aktivis di berbagai organisasi seperti Resimen Mahasiswa Mahawarman, KNPI Jabar, Presidium SEMA UNPAD, FKPPI Jabar, dan di Ikatan Sarjana Komunikasi (ISKI). Karirnya makin menonjol setelah menjadi dosen di Fikom Unpad, yakni ketika terpilih menjadi Sekretaris Jurusan Jurnalistik dan menjadi Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan serta sekretaris kegiatan PR III UNPAD. Pria kelahiran Bandung dan dibesarkan di Lembang itu, meraih gelar sarjana dua bidang di Universitas Padjadjaran, yakni Sarjana ilmu Jurnalistik (di Fikom Unpad) dan Sarjana Hukum (Fak.Hukum Unpad) pada tahun 1992 dan tahun 1995. kemudian tahun 2006 Dadang menggondol gelar Magister Sains di Unpad, dan langsung diterima di Program Doktoral di Universitas yang sama. Di lingkungan KPID Jawa Barat, Dadang dikenal sebagai sosok yang selalu ingin mengembangkan filosofi sunda laukna beunang caina herang serta hade ku omong goreng ku omong
|
| |
|
|
| |
|
A.S HARIS SUMADIRIA, DRS, M.Si (wakil ketua merangkap bidang kelembagaan), lahir 28 Maret di Sumedang, Jawa Barat. Menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar dan lanjutan tingkat pertama diselesaikan di kota ini, kemudian hijrah ke kota hujan. Pria yang dikenal humoris ini sudah terjun dalam dunia kewartawanan dengan menjadi koresponden Harian Suara Karya, Jakarta, dan Asisten Redaktur Pelaksana Minggu Bandung Pos Edisi Bogor. Ia lalu melanjutkan studi ke Jurusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung (1981-1986). Sambil kuliah, sejak 1983 ia bergabung dengan Harian Bandung Pos. Jabatan terakhir yang dipegangnya adalah wakil pemimpin redaksi (2003). Ia sudah menulis ratusan artikel dan kolom, puluhan cerpen, sebuah novel, serta tak kurang dari 4200 tajuk rencana. Ia juga sempat bergabung selama dua tahun dengan Harian Gala, Bandung, di bawah manajemen Surya Persindo, Jakarta
Pada 1999, ia kembali ke almamaternya untuk mengikuti program magister (S2) pada Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran dan lulus pada 2002. A.S. Haris Sumadiria juga aktif mengajar sebagai dosen luar biasa (LB) pada berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Bandun dan kemudian diangkat menjadi dosen tetap dan Ketua Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung. A.S. Haris Sumadiria aktif menulis pada berbagai surat kabar dan majalah.
Peraih penghargaan dan pemenang pada beberapa lomba karya tulis ini juga aktif memberikan ceramah dan pelatihan bidang komunikasi, jurnalistik, dan kehumasan pada berbagai instansi pemerintah, perusahaan swasta, organisasi sosial kemasyarakatan, dan perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa dan Bali. Buku yang ditulisnya antara lain Menulis Artikel dan Tajuk Rencana (Oktober 2004, cetakan keempat), Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature (Maret 2005, cetakan ketiga), Bahasa Jurnalistik (Mei 2006, cetakan kedua), Hukum dan Etika Pers (proses terbit) dan Sosiologi Komunikasi Massa (proses terbit). |
| |
|
|
| |
 |
Dr. Hj. ATIE RACHMIATIE, M.Si (Bidang Isi siaran) adalah komisioner bergelar “wanita baja”. Betapa tidak, Atie adalah satu-satunya anggota KPID Jabar berjenis kelamin perempuan yang mampu survive di tengah-tengah anggota yang lain. Atie adalah tipikal ilmuwan sejati, yang hidupnya diabdikan untuk kemajuan kampusnya di UNISBA. Lahir di Tasikmalaya, 49 tahun yang lalu Atie lulus Fikom Unpad tahun 1983. Sekolahnya ngebut, sehingga gelar Magister Sains Komunikasi Unpad dilalapnya hanya dalam waktu 3 tahun. Gelar Doktor Komunikasi diraih di Unpad tahun 2005, dan sekarang tengah menanti gelar Profesor dari institusi pendidikan yang dicintainya. Aktivitas lainnya adalah di ISKI Bandung, Ikatan Sarjana Wanita Indonesia (ISWI), Pusat Studi Wanita (PSW) Unisba, BKSWI dan Yayasan Indonesia Gemilang (YIG). |
| |
|
|
| |
|
DENI NURDYANA HADIMIN,Drs.,M.Si (Bidang Isi Siaran) Lahir di Bandung, 39 tahun yang lalu, Deni malang melintang di dunia bisnis setelah menamatkan studinya S1 di STKS Bandung tahun 1993 dan Menyelesaikan studi Magister Sains di FISIP Unpad. Pengalaman itu membuatnya masuk ke lingkungan Pesantren Daarut Tauhid, dan langsung mengendalikan Majamemen Qolbu Media. Di tengah kesibukannya, Deni juga mengelola Pesona Broadcast School yang antara lain menerbitkan Majalah Keluarga Pesona. Deni kemudian ditugaskan dalam KPID dalam bidang kelembagaan. Pengalaman Deni yang lain adalah aktif di Pilkada Nangroe Aceh Darussalam (NAD) membantu KIP dan LSM lainnya, sebagai trainner UNDP. Selain itu aktif di organisasi massa berbasis dawah dan pendidikan. |
| |
|
|
| |
|
NUSYAWAL, S.Sos (Bidang Isi Siaran), biasa dipanggil Al. Pria kelahiran Bandung pada Tahun 1969 ini berpengalaman di bidang penyiaran. Menjadi reporter dan penyiar Talkshow di Radio Mara FM Bandung sejak tahun 1989 dengan sebutan Mang Sawal, kemudian menjadi Kepala Perwakilan Radio Deutsche Welle Jerman untuk Indonesia dan Timor Leste. Aktifitas lain, sejak 2002 aktif mengajar di STIKOM Bandung untuk bidang studi Broadcast Management and Journalism dan Talkshow. Sebagai aktifis, Al pernah menjabat sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandung periode 2002-2006 serta member organisasi lingkungan hidup KONUS dan dipercaya menjadi Team Leader dalam proyek Peningkatan Kepedulian Masyarakat Terhadap Tata Ruang di Dep.PU pada periode 2004-2005 serta menjadi pelatih dan konsultan para beberapa proyek sejenis di Ditjen Tata Ruang. Al, dikenal sebagai sosok yang low profile dan humoris ini memiliki “segudang” gagasan dan ide dalam bidang penyiaran di Jawa Barat. |
| |
|
|
| |
|
MUHAMMAD ZEN AL-FAQIH, S.S.,M.Si (Bidang Infrastruktur Penyiaran) akrab dipanggil MZ adalah anggota termuda KPID Jawa Barat. Pria kelahiran Jakarta ini adalah prototipe manusia aktivis bahkan sejak dia lahir dan besar sebagai komisioner. Setelah melewati berbagai pendidikan dasar dan pesantren di Jakarta, Tanggerang dan Jawa Timur, MZ menamatkan studi sarjananya di Universitas Padjadjaran, jurusan Sastra Arab (2002). Meskipun demikian, minatnya terhadap politik dan filsafat membuat MZ bertualang di berbagai diskusi dan seminar tentang hal tersebut. Dia kemudian lebih tertarik menjadi pengurus organisasi kemasyarakatan di PMII dan GP Ansor. Gelar magister diraihnya di FISIP Universitas Padjadjaran, jurusan Ilmu Politik.
|
| |
|
|
| |
 |
DIAN WARDIANA SJUCHRO, Drs., M.Si (Bidang Infrastruktur Penyiaran) Pria Kelahiran Sumedang 48 tahun yang lalu. Pendidikan SI dan S2 ditempuhnya di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran dan menempuh pendidikan S3 di universitas yang sama. Sebelum menjadi anggota KPI Daerah Jawa Barat, Dian menenggelamkan diri dalam kesibukan mengajar di berbagai universitas, antara lain; UNPAD, SESKOAD, dan IAIN Sultan Syarif Qosim Pekanbaru Riau.
Pria yang dalam bertutur selalu penuh dengan joke-joke segar ini membuat pria ini kerap asik menjadi teman bicara dan berdiskusi. Ia dalam berfikir tergolong sebagai penganut aliran pragmatisme. Hal ini terlihat ketika ia mengajukan tawaran-tawaran ketika menyelesaikan masalah penyiaran di Jawa Barat yang solutif. Dian memiliki obsesi ideal terkait frekuensi. Frekuensi di ranah penyiaran menurutnya harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan publik.
|
|
|
|
|